Bandar Lampung, 20 Oktober 2026 – PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB) menyampaikan klarifikasi dan perkembangan penanganan asap kebakaran di sekitar KM 132+000 Tol Bakauheni Terbanggi Besar pada Minggu (18/10), sekaligus menanggapi sejumlah pemberitaan yang berkembang.
1. Komitmen Keselamatan Pengguna Jalan
PT BTB menyampaikan keprihatinan kepada seluruh pengguna jalan yang terganggu oleh asap, khususnya kepada dua penumpang kendaraan yang menjadi korban kecelakaan di KM 132 Jalur B. Kami mendoakan keduanya lekas pulih. Terima kasih juga atas kesabaran pengguna jalan selama pengamanan berlangsung.
“Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Kami memahami
kekhawatiran masyarakat, dan kami menjelaskan langkah yang sudah dilakukan secara terbuka,” ujar Direktur PT BTB, Charles Giroth.
2. Penanganan di Lapangan pada Dua Lokasi yang Berbeda
Kebakaran terjadi di dua lokasi yang berbeda, berjarak sekitar 24 km satu sama lain.
• Sekitar luar ROW KM 132+000 Jalur B.
Kebakaran terjadi di luar area ROW tol, dan asap masuk ke area tol pada KM
132+000 hingga KM 132+600. Penanganannya:
– Sekitar pukul 11.53 WIB, asap terpantau masuk ke area tol. Pada pukul 12.06 WIB, petugas Layanan Jalan Tol (LJT), Patroli Jalan Raya (PJR) Polda
Lampung, dan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Lanal Lampung memasang rambu dan rubber cone agar kecepatan kendaraan di Jalur A
maupun Jalur B berkurang.
– PT BTB berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Lampung Tengah dan
mendatangkan water tank dari Damkar Lampung Tengah (1 unit) serta
Lanud Bun Yamin Tulang Bawang (2 unit). DLH menambah water tank dari
BPBD Lampung Tengah (1), Markas Kompi 1 Batalyon B Lampung Tengah
(1), dan PT Gunung Madu Plantations (2). Totalnya tujuh water tank, masing-masing berkapasitas 5.000 liter.
– Petugas LJT, PJR, dan BKO melakukan buka tutup arus lalu lintas di sekitar
KM 132 hingga pukul 20.31 WIB pada 18 Oktober 2026. Setelah itu, rekayasa
lalu lintas dilakukan melalui pemasangan rambu dan penyempitan arus.
– Imbauan keselamatan disampaikan melalui layar Variable Message Sign
(VMS) serta pengeras suara di rest area dan gerbang tol.
– Hingga hari ketiga (20/10), pengamanan berupa pemasangan rambu serta penutupan satu lajur atau penyempitan arus sepanjang kurang lebih 300 meter masih dilakukan, baik di Jalur A maupun Jalur B, sesuai kondisi lapangan.
• KM 107+400.
Laporan api diterima pada pukul 16.04 WIB. Tim Bravo, Rescue, Derek, dan tim
medis PT BTB memadamkannya selama sekitar 30 menit, dan api padam pada
pukul 16.35 WIB. Api bersumber dari dedaunan kering yang terbakar di lahan
luar pagar ROW, lalu merambat ke dalam ROW. Kebakaran ini tidak berkaitan
dengan kebakaran di TPA Bandar Jaya, yang hanya berkaitan dengan lokasi di
sekitar KM 132+000 B.
3. Klarifikasi Mengenai Kecelakaan di KM 132 Jalur B
Pada Minggu (18/10) pukul 15.15 WIB, terjadi kecelakaan antara sebuah truk dan sebuah Toyota Rush di KM 132 Jalur B. Dua penumpang Toyota Rush mengalami luka ringan dan dirawat di Rumah Sakit Harapan Bunda. Kecelakaan ini ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Lampung Tengah.
Penetapan penyebab kecelakaan sepenuhnya menjadi kewenangan kepolisian. PT BTB menghormati prosesnya dan siap mendukung, termasuk dengan menyediakan
data yang dibutuhkan. Di lapangan, PT BTB terus memantau kondisi lalu lintas untuk mencegah insiden lanjutan akibat asap.
4. Konteks Lokasi Sumber Api
Kebakaran di sekitar KM 132+000 terjadi di TPA Bandar Jaya, yang dikelola Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Tengah dan berada di luar area ROW tol. PT BTB memahami bahwa penyebutan TPA dalam pernyataan awal dapat terbaca sebagai upaya mengalihkan tanggung jawab. Hal tersebut tidak menjadi maksud maupun tujuan kami. Tanggung jawab atas keselamatan di jalan tol tetap kami jalankan.
5. Evaluasi dan Langkah ke Depan
PT BTB terbuka terhadap evaluasi dan masukan yang konstruktif. Ke depan, kami akan memperkuat koordinasi dengan DLH dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terkait risiko dari area TPA yang berdekatan dengan ruas tol, serta terus memantau kondisi di lapangan dan menyampaikan pembaruan melalui kanal resmi PT BTB.
Kepada pengguna jalan, kami mengimbau untuk mengurangi l kecepatan, menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman, memperhatikan informasi pada VMS, dan mengikuti arahan petugas ketika melintasi area yang terdampak asap.







