Serapan Anggaran Covid di Metro Minim, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Metro!

# Dilihat: 1.689 pengunjung
  • Bagikan

METRO- Wakil Ketua DPRD Metro, Basuki buka suara terkait minimnya serapan anggaran covid-19 di Pemkot Metro.

“Kemarin Sekda bilang kebutuhan oksigen kita sehari 400 tabung. Ya itu dibelanjakan. Anggarannya kan ada, kita punya catatan-catatan tertentu dari pusat, dari Presiden langsung. Kita akan mengeluarkan surat ke presiden terkait kebijakan wali kota. Itu hak menyatakan pendapat,” ucap Basuki, Kamis (5/8/2021).

Untuk itu, ia meminta Pemkot Metro lebih maksimal dalam menyerap anggaran yang dialokasikan untuk masyarakat senilai Rp 51 miliar lebih.

Diketahui, anggaran yang sudah terealisasi baru Rp 11.977.381.764 atau hanya 23,22 persen.

Anggaran tersebut diperuntukkan bagi bidang kesehatan sebesar Rp 40.429.565.900.

Namun baru direalisasikan senilai Rp 11.164.921.874 atau 27,26 persen.

Sementara untuk penanganan warga terdampak ekonomi sebesar Rp 7.294.106.250 dan baru direalisasikan Rp 554.959.890 atau 7,61 persen.

Sementara bantuan sosial safety net/jaringan pengamanan sosial dianggarkan Rp 3.876.000.000, baru direalisasikan Rp 257.500.000 atau 6,64 persen.

“Kita menyayangkan langkah Pemkot Metro dalam penggunaan anggaran. Minimnya serapan ini menimbulkan pertanyaan. Satu semester anggaran belum terserap 50 persen. Aturannya per akhir Juli sudah 50 persen lebih,” ungkapnya.

Padahal, terus politisi PDIP itu, Metro banyak kebutuhan, mulai dari oksigen, obat, dan vitamin.

Pihaknya akan mendorong Pemkot agar anggaran cepat terserap dan jemput bola untuk mendapat bantuan serta membeli vaksin. (rif)

BACA JUGA:  Pilkada Kota Medan, NasDem Dukung Penuh Bobby Nasution
  • Bagikan
banner 325x300