Beranda Lampung Pesawaran Pilkada Pesawaran, M. Nasir Komitmen Bakal Prioritaskan Pendidikan

Pilkada Pesawaran, M. Nasir Komitmen Bakal Prioritaskan Pendidikan

918
0

PESAWARAN- Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran, M. Nasir dan Naldi Rinara (Bersinar) berkomitmen akan memprioritaskan bidang pendidikan di semua tingkatan, baik sekolah negeri maupun swasta.m

Paslon ini juga akan meningkatan mutu pendidikan yang ada di sejumlah Pondok Pesantren, TPA dan semua Madrasah baik Aliyah, maupun tsanawiyahnyà.

” Yang menjadi prioritas kami dalam rangka meningkatkan pendidikan yaitu saya akan mendorong bahwa bukan hanya pendidikan negeri saja yang akan kita prioritaskan akan tetapi saya juga akan mendorong dan mempasilitasi para pondok pesanteran, TPA, Madrasah Aliyah dan tsanawiyah. Ini kami lakukan dalam rangkan untuk terus meningkatkan sumberdaya manusia yang berkualitas, bermoral dan berahlak,” kata M. Nasir pada debat publik kedua Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pesawaran di Gedung Adora Desa Negeri Sakti Gedongtataan, Rabu malam (25/11/20)

Maka, untuk mengakomodir semua itu pihaknya akan memberikan kebijakan anggaran yang cukup serta memberikan pasilitas yang lebih termasuk melakukan pembinaan.

” Kalau kita liat selama ini, masih sangat kurang sekali pembinaan di lembaga-lembaga pendidik. Maka kedepan kita akan ajak mereka untuk duduk bersama dengan pemerintah daerah dalam rangkan mentukan kebijak-kebijakan yang harus kita bangun di Kabupaten Pesawaran, termasuk juga memberikan kesempatan kepada sekolah-sekolah swasta yang ada,” ucapnya.

Karena selama, ini menurut M. Nasir banyak sekali sekolah-sekolah swasta yang mati karena aturan yang tidak jelas.

“Kita tidak mau seperti yang terjadi sekarang ini banyak sekolah-sekolah swasta yang mati karena aturan yang tidak jelas, jadi kita akan atur sekolah-sekolah negeri termasuk untuk penerimaan murid barunya dan kita berikan kesempatan yang sama kepada sekolah swasta agar bisa berdiri tegak sama seperti sekolah-sekolah negeri yang ada. Karena ini kita lakukan guna meningkatkan pendidikan moral dan akhlak melalui pendidikan di pondok pesantren dan TPA yang ada,” ungkapnya.

Untuk diketahui, untuk kedua kalinya, Dendi Romadhona kembali tidak ditemani oleh Marzuki, pasangannya dengan alasan sakit. (rid/dit)

Facebook Comments