Pasien Nomor 12 Dan 13 Meninggal Dunia Di RSUD Abdul Moloek, Bandar Lampung

# Dilihat: 29 pengunjung
  • Bagikan

BANDAR LAMPUNG- Pasien positif virus corona (covid-19) nomor 13 meninggal dunia di Ruang Isolasi RSUD Abdul Moeloek, Kota Bandarlampung, Rabu (8/4/20) sekitar pukul 23.08 WIB.

“Benar, pasien no 13 meninggal. Sejak sore pukul 17.00 dilaporkan keadaan umumnya menurun, sudah dilakukan pemasangan non intubation ventilator dan pada pukul 23.08 pasein meninggal dunia,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Lampung, Raihana, Kamis (9/4/20).

Reihana mengatakan, pasien nomor 13 memiliki riwayat penyakit Jantung Akibat Hipertensi (Hipertensi Heart Disease). Pasien laki-laki berusia 63 tahun ini kondisinya terus menurun sejak kemarin.

“Pasien yang covid-19 jika ada penyakit penyerta dan juga lansia itu kurang baik, tapi semua usia bukan milik kita, tetap kita berikan pelayanan terbaik,” katanya.

Meski sebelumnya sudah melakukan tracing pada keluarga dan hasilnya negatif. karena istri pasien yang merupakan PDP meninggal pada (8/4/20), Dinkes Provinsi Lampung akan melakukan tracing ulang terhadap keluarga suami-istri ini.

“Kami sudah melakukan rapid test dengan istri dan keluarga pasien, hasilnya negatif. Tapi setelah ini akan ditracing kembali keluarga pasien 13. Saat ini hasil swab istri pasien masih belum keluar, akan kami kabari kalau sudah keluar hasilnya,” pungkasnya

Sebelumnya, sang isteri yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan meninggal dunia terlebih dahulu di RSUD Abdul Moloek sekitar pukul 10.58 WIB.

Namun, belum terkonfirmasi apakah ia meninggal karena positif virus corona atau penyakit lain. Kadiskes Lampung, Reihana mengayatakan bahwa pasien nomor 12 ini baru di swab beberapa jam sebelum meninggal, sehingga hasilnya belum diketahui.

Diketahui, Dinkes Provinsi Lampung per 9 April 2020 menngkonfirmasi Ada 18 kasus positif covid-19 di Lampung.Dari 18 pasien, 7 orang masih dalam perawatan isolasi, dan 7 orang dinyatakan sembuh. Sementara terdapat 4 pasien positif meninggal dunia. (mal/jar)

BACA JUGA:  Pupuk Subsidi "Hilang" Di lampung Utara, Ini Kata Dinas Pertanian
  • Bagikan
banner 325x300