Beranda Headline Negara Butuh Pers! Itu Kata Presiden Jokowi Di HPN 2020

Negara Butuh Pers! Itu Kata Presiden Jokowi Di HPN 2020

2198
0

KALIMANTAN SELATAN- Negara butuh pers! Ya, ini dikatakan Presiden Joko Widodo saat menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/2/20).

Jokowi mengatakan bahwa saat ini negara membutuhkan pers baik sebagai pilar keempat demokrasi maupun perannya dalam menjaga bangsa tetap kondusif.

“Pers sebagai pilar demokrasi keempat diharapkan bisa memberikan informasi bagi masyarakat, menjadi penangkal hoaks hingga menjaga suasana kondusif bangsa,” ujarnya.

Ia mengatakan kehadiran pers juga dibutuhkan masyarakat karena masyarakat yang sehat adalah mereka yang mendapatkan informasi sehat dan baik dari kalangan pers yang berhimpun dalam wadah atau lingkungan yang baik pula.

Oleh karena itu, pihaknya sudah berdiskusi dengan berbagai pihak terkait dalam upaya mewujudkan regulasi yang berpihak kepada pers sehingga setiap insan pers bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap melalui regulasi yang mengacu aturan dan ketentuan, kita semua bisa menghadirkan pers yang bekerja baik dan mampu memberikan informasi yang sehat dan baik bagi masyarakat karena masyarakat sehat berkat informasi yang baik,” ucapnya.

Ia menyatakan dukungan kepada kinerja insan pers memberitakan berbagai informasi, termasuk kinerja pemerintah, baik yang sifatnya berupa dukungan, masukan, maupun kritikan, untuk memperbaiki keadaan menuju kondisi yang lebih baik.

“Harapan kami, segala informasi yang disampaikan insan pers bisa lebih maksimal, segala macam informasi, seperti pilkada yang akan digelar di berbagai daerah hingga penanganan virus corona yang terus dilakukan pemerintah,” ungkapnya.

Presiden Jokowi menekankan insan pers merupakan teman bagi presiden karena di mana pun berada, baik acara maupun kunjungan ke suatu daerah, dipastikan wartawan dari berbagai media selalu mengikuti.

“Wartawan selalu hadir di mana-mana, mengejar, dan menghadang saya untuk ‘doorstop’ sehingga jika berhadapan dengan wartawan bukan istilah benci tapi rindu, melainkan selalu di hati dan selalu rindu,” kata Jokowi disambut tepuk tangan ribuan wartawan. (ant/dim)

Facebook Comments