Beranda Headline Meski Corona Mengancam, Petani Di OKU Tetap Panen Raya

Meski Corona Mengancam, Petani Di OKU Tetap Panen Raya

753
0

OKU- Meski di tengah pandemi virus corona, bwrsama Dinas Pertanian, para petani padi dan jagung di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tetap laksanakan Panen Raya demi menjaga stabilitas kebutuhan pasar di wilayah OKU,( 06/4/20)

Untuk diketahui, budidaya padi dan jagung di Kabupaten OKU secara umum memasuki masa panen mulai bulan Februari hingga bulan Mei 2020 dan puncaknya diperkirakan bulan April ini.

Secara keseluruhan luas panen untuk lahan padi di bulan Maret 2020 seluas 1.256 ha dan untuk lahan jagung seluas 1.620 ha. Sedangkan luas panen pada bulan April untuk lahan padi diperkirakan seluas 1.453 ha dan untuk jagung seluas 1.793 ha. Luas Panen padi di bulan Maret termasuk luas panen dari kegiatan serasi.

Adapun luas lahan kegiatan serasi seluas 300 ha yang terletak di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya dan Kecamatan Sinar Peninjauan.

“Selain dari sawah, luas panen padi juga disumbang dari lahan kering atau padi ladang,”kata Kadis Pertanian OKU, Joni Saihu.

“Petani kita walaupun ada wabah corona mereka tetap ke sawah dan ladang, walaupun mereka berkelompok tapi berdasarkan penyuluhan dari pemerintah, baik melalui aparat desa dan PPL mereka mematuhi SOP untuk selalu menjaga kebersihan dan menjaga jarak,”imbuhnya.

Ia menghimbau kepada petani untuk menjaga stok pangan dengan tidak menjual hasil panen dan segera melakukan pengolahan dan penanaman kembali. Dengan didukung iklim yang cukup, dimana curah hujan masih sangat mendukung untuk melakukan penanaman kembali baik lahan sawah maupun lahan kering.

Himbauan ini dilakukan dengan membuat spanduk/banner yg di pasang di desa2 yg meliputi 13 kecamatan. Di wilayah sentra produksi padi di Kecamatan Pengandonan setelah panen ini ada petani yang langsung mengolah lahan lagi untuk pertanaman musim berikutnya. Demikian juga dengan petani jagung dimana lahannya sudah siap untuk ditanami lagi.

Menurutnya, harga pangan khususnya padi dan jagung masih stabil, yakni untuk padi dikisaran Rp4.000/kg sampai Rp4.200/kg gabah kering panen dan untuk Jagung Rp3.200/kg sampai R3.500/kg pipilan kering.

Selain panen padi dan jagung petani di Kabupaten OKU juga melakukan panen Cabe di tengah wabah pandemi covid ini.

Lokasi panen cabe ini terletak di Kecamatan Sinar Peninjaun dan Kecamatan Sosoh Buay Rayap.

Dinas Pertanian Kabupaten OKU membantu petani dalam memasarkan produksi cabe. Pada saat panen raya harga cabe di pasar turun namun dengan adanya bantuan dalam hal pemasaran cabe maka harga yang diterima petani tidak begitu jatuh.

“Dalam hal menjaga produksi, kita minta kepada para penyuluh pertanian agar setiap bertemu dengan petani selain memberikan penyuluhan tentang pertanian juga memberikan sosialisasi tentang Covid-19, Diharapkan walaupun adanya pandemi covid 19 ini kebutuhan hidup petani dapat terpenuhi,”pungkasnya. (rul/dit)

Facebook Comments