Dendi Jadikan Safari Ramadhan Sebagai Momentum PDKT ke Masyarakat

# Dilihat: 21 pengunjung
  • Bagikan

PESAWARAN- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona jadikan Safari Ramadhan 1442 H di setiap kecamatan sebagai momentum mendekatkan diri, sekaligus pelipur rasa  kerinduannya dengan masyarakatnya labtaran satu tahun terakhir terkendala wabah pandemi Covid- 19.

Tahun ini, bersama Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) setempàt, dikegiatan itu, Bupati yang selalu setia didampingi istri, Nanda Indira Dendi, membagikan bantuan dan santunan kepada warga tidak mampu dan siswa miskin berprestasi.

” Terus terang saya katakan, kegiatan ini sebagai bentuk ungkapan rasa rindu saya dengan masyarakat saya yang sudah satu tahun terakhir tidak menggelar safari ramadan akibat wabah pandemi ini,” ungkap Dendi di Masjid Raudhatul Muttaqin Desa Teba Jawa Kecamatan Kedondong, Jumat (23/4/21)

” Meskipun kegiatan ini memiliki resiko besar terhadap penyebaran covid-19, karena menimbulkan kerumunan. Tapi  saya yakin kita aman, karena semua yang diterapkan, telah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan,” imbuhnya.

Dikatakannya, meskipun pandemi corona belum hilang dari negeri ini, khususnya di Kabupaten Pesawaran, namun sudah ada beberapa kegiatan pelayanan dan tempat ibadah yang sudah mulai aktif kembàli seperti sebelum adanya pandemi.

“ Kita harus bersyukur, tahun ini agak mending dibanding tahun lalu, kalau sekarang meskipun harus ketat menerapkan prokes, semua Masjid sudàh bisa melaksanakan ibadah shalat tarawih, yang tahun sebelumnya sama sekali tidak boleh, karena penyebaran pandemi saat itu masih sangat tinggi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Pesawaran Abdul Hamid mengatakan, hari ini pihaknya bersama Pemkab Pesawaran telah memberikan bantuan kepada masyarakat tidàk mampu di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kedondong dan Kecamatan Way Khilau.

“Pertama tadi kita memberikan bantuan di Kecamatan Way Khilau, 150 warga penerima bantuan sembako, kemudian santunan anak yatim piatu 80 orang, kemudian bedah rumah untuk dua keluarga, lalu pemberian bantuan siswa berprestasi tidak mampu, SD 48 orang dan untuk SMP 22 orang, sedangkan di Kecamatan Kedondong bantuan sembako diberikan kepada 180 orang, bantuan anak yatim piatu 80 orang, bantuan siswa berprestasi SD 50 orang SMP 43 orang, dan untuk bedah rumah 4 keluarga,” tukasnya. (rid/dit)

  • Bagikan
banner 325x300