Anies Baswedan Inginkan Gerakan Kesadaran Mengelola Sampah

# Dilihat: 1.241 pengunjung

JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan inginkan adanya gerakan menumbuhkan kesadaran masyarakat mengelola sampah, baik dilakukan dari diri sendiri maupun melalui kolaborasi untuk mengurangi volume sampah.

“Gerakan itu artinya kepemilikan atas masalah ada pada semua pihak dan semua pihak dipanggil untuk terlibat, terpanggil untuk berbuat,” kata Anies pada Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2022, dilansir dari Antara, Senin (21/2/22).

Menurut dia, apabila dari hulu, residu atau sampah terkelola maka volume sampah dapat dikurangi sehingga pengelolaannya menjadi lebih mudah.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para aktivitas dan sejumlah lembaga yang ikut terlibat membangun kesadaran dan kebiasaan baru untuk memilah sampah dari rumah tangga, hingga pengangkutan sampah berdasarkan jenis sampah.

“Kolaborasi ini bukan hanya dengan NGO (non goverment organization/NGO), akademisi, juga sektor swasta tapi kami juga berharap rumah tangga muncul kolaborasi masif, harapannya bisa membangun kesadaran yang amat luas,” katanya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memberikan contoh, pihaknya memang sengaja tidak menempatkan tempat sampah misalnya di dalam transportasi umum seperti MRT Jakarta.

Alasannya, lanjut dia, agar muncul paradigma baru pengelolaan sampah dari diri sendiri dengan cara mengantonginya kemudian dibuang di tempat sampah yang sudah ditentukan.

“Jangan tempatkan seluruh muka bumi ini sebagai tempat sampah dan yang kita sebut sebagai sampah sering kali itu residu,” imbuhnya.

Per hari, lanjut dia, Jakarta mengumpulkan sekitar 7.800 ton sampah yang kemudian diangkut ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat.

“Kita ingin menjadi kota ‘zero waste’ tapi ini tidak mungkin terjadi, hanya dikerjakan sendiri. Kita harus kerjakan ini sebagai sebuah proses bersama,” ucap Anies. (ant/dim)

banner 325x300