Kepala Sekolah MAN 2 Membantah Adanya Penjualan Bangku dan Penjualan LKS

1,017 views

Tangerang – Kepala Sekolah MAN 2 Kota Tangerang mengatakan ‘tidak ada’ penjualan kursi atau bangku dan tidak ada perencanaan sistem penjualan bangku di sekolah berbasiskan agama tersebut.

“Terkait penjualan kursi/bangku di MAN 2 Kota Tangerang itu ” tidak ada” dan tidak ada perencanaan sistem penjualan bangku., “kata Ali Sutrisno kepada Senator melalui pesan tertulisnya yang dikirim melalui Whatsapp, Senin, 12 Februari.

Ali juga menyebutkan pihak sekolah sama sekali tidak pernah melakukan atau bekerja sama dengan pihak lain dalam penjualan lembar kerja siswa (LKS).

“Masalah penjualan lembar kerja siswa, kami pihak madrasah sama sekali tidak pernah melakukan. Termasuk kerjasama dg pihak lain utk penjualan LkS. Kami juga tidak memerintahkan kepada siswa utk membeli, ” katanya.

“Jika pun ada pemberitahuan dari guru/wali kelas itu bersifat informatif karna memang ada siswa yg menanyakan hal tersebut. Tapi kita tidak memaksa siswa utk membelinya, tandasya.

Sebelumnya diberitakan sekolah negeri Madrasah Aliyah di Tangerang diduga kuat melakukan penjualan lembar kerja siswa (LKS) kepada semua siswa.

Pemberitahuan adanya kewajiban pembelian LKS bagi siswa disebarkan wali kelasnya masing-masing melalui grup WhatsApp. Berdasarkan informasi yang diterima, harga penjualan LkS setiap angkatan berbeda-beda.

Untuk kelas X harga LKS dikenakan Rp. 237.500, Kelas XI untuk Agama harga LKS dikenakan Rp. 175.000, Kelas XI harga LKS dikenakan Rp. 225.000 untuk IPA dan IPS dan Kelas XII harga LKS dikenakan Rp. 62.500.